Pada
awal 1980an SCSI-1 memiliki 8 saluran data dan beroperasi pada kecepatan 5 MHz,
atau laju data 5 Mbyte/detik. Sekarang SCSI-1 memungkinkan sampai tujuh
perangkat untuk dihubungkan secara daisy-chain dan disambungkan ke sistem host.
Signal
dan Fase
Pada sembarang kasus, seluruh aktifitas pada
bus terjadi dalam rangkaian fase. Fase-tersebut adalah:
- Bus Free: mengindikasikan bahwa tidak terdapat perangkat yang menggunakan bus
- Arbitration: mengizinkan sebuah perangkat untuk mendapat kontrol bus.
- Selection: mengizinkan sebuah inisiator memilih target untuk membentuk suatu fungsi.
- Reselektion: mengizinkan target tersambung lagi dengan inisiator untuk melanjutkan operasi.
- Command: mengizinkan target meminta informasi perintah dari inisiator.
- Data: mengizinkan target meminta transfer data ke inisiator dari target.
- Status: mengizinkan target meminta informasi status dikirim dari dari target ke inisiator.
- Message: mengizinkan target meminta transfer.
Pewaktuan
SCSI
Bila sebuah perangkat atau lebih menyatakan
Idnya selama fase arbitration, maka perangkat memiliki prioritas tertinggi akan
memeangkan persaingan. Setlah sebuah memenangkan arbitrasi maka perngkat
tresebut menjadi inisiator. Perangkat ini akakn memasuki fase selection dengsan
menyatakan signal SEL. Setelah itu, target mengindikasikan bahwa dirinya telah
memasuki fase command dengan menegaskan saluran C/D; saluran ini akan di
tegaskan selama fase ini. Target kemudian menegaskan REQ untuk meminta byte
pertama perintah inisitor.
Setelah target menerima dan menginterpretasikan
perintah,maka target menempatkan bus pada fase data In dengan menghilangkan
saluran C/D dan menegaskan saluran I/O. Terkhir, target menempatkan bus pada
fase mesagge In dengan menegaskan saluran MSG dan memindahkan byte pesan yang
berisi pesan Command Complete.
Command
Perintah ditentukan di dalam command
descriptar block (CDB) yang disediakan oleh inisiator. Setelah konoksi antara
inisiator dengan target telah terbentuk, maka inisiator akan memindahkan CDB
melalui bus data untuk memulai iksekusi perintah.
Standard SCSI-2 meliputi perintah-perintah
untuk jenis pearngkat di bawah ini:
- Perangkat berakses langsung
- Perangkat berakses sekuensial
- Pencetak
- Propesor
- Write-one device
- CD-ROM
- Pemindai
- Perangkat memori optis
- Perangkat-pemindahan medium
- Perangkat komunukasi
Bus
Serial P1394
P1394 memiliki beberapa kelebihan di banding
dengan SCSI dan interface I/O lainnya. P1394 sangat cepat, murah, dan mudah
untuk di implementasikan. Salah satu kelebihan interference P1394 adalah bahwa
ia menggunakan transmisi serial (bit per bit) bukannya paralel. Selain itu,
ukuran fisik komputer bahkan dengan berkembangnya kemampuan komputasi dan
kebutuhan I/O sekalipun.
Konfigurasi
P1394
P1394 menggunakan konfigurasi daisy-chain,
dengan kemampuan sampai dengan 63 perngkat yang terhubung. P1394 menyediakan
kemampuan apa yang disebut sebagai hotplugging, yang memungkinkan untuk
menghubungkan atau melepas peripheral anpa harus mematikan komputer terlebih
dahulu atau merekonfigurasi ualng sistem.
Physical
Layer
Physical layer P1394 menjelaskan beberapa
media alternatif dan konektor-konektornya, dengan sifat-sifat fisik dan
transmisi data yang lain. Ditentukan kelajuan data mulai 25 higga 400 Mbps.
Physical layer mengubah data biner menjadi signal-signal listrik untuk berbagai
media fisik. Leyer ini juga menyediakan layanan arbitrasi yang menjamin bahwa
hanya sebuah perangkat saja yang akan menstransmisikan data pada suatu saat.
Link
Layer
Link layer mendefinisikan transmisi data dalam
bentuk paket. Dua jenis transmisi yang di dukung:
- Asyncronous: sejumlah data yang berubah-ubah dan beberapa byte informasi transection layer di pindahkan sebagai paket ke suatu alamat yang eksplisit dan sebuah acknowledgment akan dikembalikan.
- Asochcronous: sejumlah data yang berubah-ubah dipindahkan dalm bentuk sejumlah paket berukuran tetap yang di transmisikan pada interval biasa.
Subaksi terdiri dari lima buah periode waktu:
- Arbitration Transmission: hal ini merupakan pertukaran signal yang diperlukan untuk memberi sebuah kontrol perangkat bus.
- Packet Transmission: setiap paket meliputi header yang berisi ID sumber dan ID tujuan.
- Acknowledgment Gap: hal ini merupakan delay waktu bagi tujuan untuk menerima dan men-decode paket serta memberikan acknowledgment.
- Acknowledgment: penerima paket pengembalikan sebuah acknowledgment dengan kode yang menandakan tindakan yang akan di ambil oleh penerima.
- Subaction Gap: hal ini merupakan periode idle untuk menjamin bahwa simpul lainnya pada bus tidak memulai arbitrasi sebelum paker acknowledgment ditransmisikan.
No comments:
Post a Comment